SATURDAY, NOVEMBER, 23RD 2024
--Writing Mode at 06.00--
Hey. Pertemuan untuk diskusi
Helicar Pro nanti diadain jam 8 pagi. Devon aku bangunin jam 7 aja. Cowok kan
kalo siap-siap cepet. Lagian he’s not a
morning person, suka ngomel-ngomel kalo harus bangun pagi. Aku mau masak
sarapan dulu, makanan yang udah lama ditinggal tapi masih jadi salah satu
favorit Devon, bacon and egg. Dia
suka banget scrambled eggs.
Oiya, aku belum sempet cerita
tentang kompor di hotel bintang seribu ini. Komporku elektrik, tapi nggak
secanggih yang di sini, kompor produknya Whirlpool. Nih, aku tunjukkin fotonya.
Nggak tau juga itu panci kecil di
sana ngapain. Hahahah. Mungkin Devon kemarin manasin sesuatu. Aku nggak pernah
masak di sini, karna kan kita selama ini makan di restoran atas, atau di
tempat-tempat makan lain. Aku masak dulu, Lex.
--Writing Mode at 07.15--
Devon lagi siap-siap. Dia tadi
bangun dengan sendirinya, haha. Katanya karna nyium aroma masakannya. Padahal
kamar dia jauh dari dapur. Dasar pembohong.
Oiya, belum sempet cerita tentang
kompornya tadi. Kompornya ini ada otomatis nyala dan matinya. Kalo misalnya
wadah masak ada isinya, dalam 10 detik kompor otomatis nyala. Trus entah
sistemnya gimana, kalo udah mateng dia bakal mati sendiri. Apinya elektrik dan
panasnya bisa diset sesuai kebutuhan. Dan yang paling utama, bisa disambungin
internet dan operating system-nya
pake Windows Home, yang dibuat khusus untuk kompor, meja kerja, dan kulkas.
Hmm. Meja kerjaku pake sistem ini, tapi kulkas dan kompor masih rada jadul.
Devon juga gitu, cuma meja kerjanya aja yang pake. Mungkin nanti di rumah kita
yang baru, kita bakal beli barang-barang supermahal ini hahahah.
Eh, Devon udah siap. Kita
berangkat dulu yaaa, ttyl.
--Writing Mode at 07.45--
Kita dianter ke ruang tunggu yang
mewah bangetttt. Memang Polygrain menyajikan yang terbaik. Jadi open gate-nya jam 8 tepat. Di sini
disediain snack-snack dan minuman. Bukan makanan berat. Nanti pasti ada
waktunya, semacam prasmanan.
Itu Devon di sana mau ngambilin
minum buat kita berdua, dan sekarang stay
di sana, ngobrol sama beberapa pemuda berwibawa. He always fits in. Anywhere. Nambah koneksi juga, mumpung di NYC.
Nah itu dia nunjuk-nunjuk aku. Hahahah. Udah aku lambai-lambai. Barusan mereka
ketawa-ketawa. Dasar Devon. Pasti mereka tanya dia dateng sama siapa, trus
bercandain aku karena keliatan aneh, ngetik-ngetik di tempat penuh potensi. Ya udah aku ke mereka
dulu, hahahah. Ttyl.
--Writing Mode at 10.20--
Kita dikasih waktu untuk
berbincang-bincang dan istirahat untuk ngelakuin pekerjaan yang mungkin urgent selama 1 jam. Udah ditunjukin
tadi, selama 2 jam, bagaimana Helicar Pro
bekerja dan ada sesi sigkat tanya-jawab. Jika ada pertanyaan lain, akan
ditanyakan pada sesi diskusi setelah jam istirahat. Kita tidak diperkenankan
untuk mengambil gambar maupun video sepanjang waktu itu. Memang security systemnya-nya luar biasa kuat.
Kalau ada yang ketahuan keluarin benda elektronik, bendanya langsung otomatis
mati karna memang sudah di-set
demikian. Kalau memang ada keperluan penting, orang tersebut bisa keluar dari
ruang “percobaan”.
Devon keliling, ngobrol sama
orang-orang. Abis aku update tentang Helicar Pro, aku langsung ikutan dia.
Jadi, let’s make it fast. Intinya, Helicar Pro ini adalah alat transportasi
udara baru yang bentuknya mirip kereta gantung tahun 2010-an, cuma kelihatan
dari fisiknya kalo lebih canggih dan ringan. Helicar berisi maksimal 2 orang. Jadi bener-bener mirip helikopter,
terbang tanpa lintasan. Hanya saja, Helicar
tidak perlu dikemudikan. Jadi, di dalam otak komputernya, sudah diberikan alur
jalan ke beberapa tempat pemberhentian Helicar.
Tempat-tempat pemberhentian ini sementara hanya ada di 15 titik sibuk di NY, LA, dan Chicago. Tiga kota besar tersebut
adalah tiga tempat awal diluncurkannya Helicar,
yang direncanakan tahun depan, 20 Oktober 2025.
Rencananya, biaya untuk
mengendarainya, dari satu titik ke titik lainnya berkisar dari $1-$5,
bergantung pada jauhnya jarak tempat tujuan. Harga ini sudah ditekan sedemikian
mungkin sehingga diharapkan akan banyak orang yang berpindah dari yang
mengandalkan jalur darat menjadi jalur udara. Kecepatan maksimalnya adalah 130
km/jam. Pengendara bisa mengatur kecepatan, karena beberapa orang mual atau
tidak kuat berada dalam kendaraan yang berjalan terlalu cepat.
Diskusi nanti dimulai pukul 11
dan berakhir pada jam 2 siang. Ada waktu 3 jam untuk para pembuat dan para
undangan untuk mendiskusikan fakta-fakta ini. Diperkirakan, sekitar bulan
Februari tahun depan, survei akan disebarkan online untuk mendapatkan keinginan
masyarakat NY, LA, dan Chicago, atau
tambahan-tambahan yang sekiranya diperlukan. Sejauh ini, dari yang sudah diuji
cobakan, tidak ada hal yang menurutku perlu diperbaiki, jadi kemungkinan besar
aku akan hanya menyimak. Hahahah. Oke deh, segitu dulu tentang Helicar. Mungkin ada hal-hal lain yang
cukup menarik untuk kuceritakan setelah diskusi. Aku mau sama Devon. Waktu
istirahat hanya sisa sekitar setengah jam. Ttyl.
--Writing Mode at 16.02—
Soooo... Nothing worth
telling tentang Helicar Pro. Adanya,
berita menyenangkan tentang Devon. Devon kan bagian dari tim game maker suatu game development yang mulai naik di pasaran. Belum bisa dibilang
terkenal, tapi salah satu game buatannya
ada yang sudah mencapai 1 million downloads. Oke lanjut. Jadi, tadi dia
sempet ngobrol asik sama salah satu CEO
Supercell, kalo kamu mau tau, gamenya yang paling terkenal itu ‘Miner Rescue’
yang kira-kira keluar taun 2022 kemarin. Game-nya
masih populer sampai sekarang. Game laris
keduanya itu yang udah lama banget, tahun 2016-an, namanya ‘Clash of Clans’.
Tugasnya CEO ini, namanya Andrew, itu adalah memilih dari sekian banyak konsep game yang dibuat para pembuatnya, mana
yang pantas untuk dilanjutkan, dan mana yang tidak. Mereka ngobrol asik tentang
itu tadi, dan Devon cerita tentang pekerjaannya, dan suka dukanya jadi pembuat
game di Nickyra, tempat dia bekerja. Andrew minta kontak Devon, dan dari
beberapa menit mereka ngobrol sepertinya Andrew bisa melihat potensi Devon yang
aslinya jauh lebih besar dari apa yang orang-orang di Nickyra tahu.
Asllinya, Devon sama beberapa
anggota timnya itu berniat untuk menaikkan nama Nickyra di pasaran, kemudian
keluar dan membuat perusahaan baru milik mereka sendiri. Tapi dalam beberpa
bulan terakhir, anggota-anggota timnya ada yang sudah merasa malas dan
mengurungkan niatnya bergabung, sedangkan 2 diantara mereka sudah memiiki
destinasi lain dalam pekerjaan mereka. Jadi, ini adalah kesempatan emas untuk
Devon makin terkenal di mata para game
developer yang merajai pasar. I’m so
proud of him.
Untuk merayakan itu, Devon, yang
tadinya mau ngajak makan di restoran hotel, sekarang pesen reservasi di Le Bernardin. Untung bawa gaun klasik yang cocok
untuk makan di sana. Le Bernardin ini kan
mewah banget. Eh Lex, aku mau istirahat dulu. Nanti sekitar jam setengah enam
bangun, siap-siap, trus pergi ke Le Bernardin Uyeee!
Ttyl.
--Speaking Mode at 18.35—
“Yuk, Fel.
Udah setengah tujuh.”
“Iya,
ayo. Udah bawa kunci mobilnya?”
“Oiya, sampek
lupa. Ingetnya taxi hahahah.”
“Hayoo.
Mana kuncinya?”
“Di atas coffeemaker nggak sih tadi? Coba bentar.”
“Ada?”
“Loh nggak
ada. Di mana ya?”
“Ya
udah pake TrackR aja, Von.”
“Hmm.”
--Writing Mode at 18.42—
Lah, ini di meja depanku.
Dasar Devon. Untung perusahaan rental car-nya pake TrackR. Tiap
kuncinya dipasang TrackR, supaya gampang carinya. Rasanya sebagian besar
perusahaan-perusahaan ini semuanya udah pake sih. Jadi nanti kalo kita nggak
inget taruh di mana, kita tinggal 'hubungi' TrackR-nya lewat aplikasi di gadget, nanti bendanya akan bunyi. Setiap TrackR diberi nama oleh
pemiliknya, jadi mau manggil TrackR yang mana ya tinggal milih.
TrackR ini benar-benar bermanfaat
untuk orang-orang lupaan kayak aku sama Devon. Oiya, di Wall Street kemarin
kita beli langsung 10 biji TrackR. Berhubung di sana ada potongan
besar-besaran, harganya dari $15 jadi $8/each.
Eh Devon udah maksa-maksa minta
pergi hahahah. Udah jam...18.50. Kurang 10 menit. Ya memang restorannya ga jauh
dari sini sih. Sekitar 5 menit aja dengan mobil. Okeeee, kita ngobrol lagi
nanti abis dinner.
--Writing Mode at 22.29—
IM OFFICIALY DEVON HUTCHINS’S FIANCEE!! IM AWFULLY HAPPY I MIGHT
BURST!!! I. AM. SO. FREAKING. HAPPY. HE PROPOSED TO ME TONIGHT. AND THIS IS
SERIOUSLY HAPPENING!! IF ONLY YOU COULD WATCH ME, IM BEAMING LIKE A MADWOMAN.
Jadi ternyata, dia memang udah rencana jauh-jauh hari. Rasanya sejak aku dikasih undangan dari Polygrain, dia udah mikir mau ngelamar di sini. SO ROMANTIC.
Mari kita jauhkan masalah pernikahan, karena sekarang kita masih belum fokus ke
sana. Tapi kemungkinan besar taun depan. Devon sekarang kan masih mau fokus ek
karirnya, nanti kalo udah jelas dan steady,
kita pasti cepet-cepet rencanain nikah.
Temen-temen SMA dan kuliah dulu
banyak yang udah menikah. Malah ada yang sudah punya anak. Berhubung aku sama
Devon sudah menjalin hubungan yang cukup lama, udah 5 taun lebih, jadi anak
sudah sangat diharapkan oleh para orangtua kami. Yang pasti, nggak lama setelah
nikah kita pasti punya anak. Amin. Hahahah.
Oiya. Dalam dua bulanan aku
curhat ke kamu. Aku belum deskripsiin tentang kamu ya? Mungkin ini saat yang
tepat. Mumpung Devon lagi telponan sama mamanya. Jadi, kamu, Lexi, adalah
sebuah interactive diary, yang bisa
membuat percakapan saat dibutuhkan. Tapi tidak bisa direkam karena satu dua hal
yang menyangkut keinginan para pemakai. Lexi mempunyai sistem voice recognition yang bisa diatur,
karakter-karakter mana dalam hidup si pemakai yang diinginkan untuk bisa masuk
dalam ‘speaking mode’ Lexi. Tiap orang bisa memilih warna text-nya sesuai keinginan, dan semua tanda baca dilakukan secara
otomatis.
Bahasa-bahasa yang disediakan
adalah Bahasa Indonesia, English, France, Spanish, Chinese, dan Japanese. Jadi
bisa di-set bahasa mana yang
diinginkan, dan bahasa asing yang ada akan ditampilkan dalam font italic. Yang tidak bisa diubah
adalah tipe curhat, hanya ‘Writing Mode’ dan ‘Speaking Mode’, sesuai dengan jam
yang ada pada gadget. Bahasa-bahasa lain akan ditambahkan setelah sudah
terhubung dengan Google Voiceover. Jadi untuk sementara, para pemakai hanyalah
mereka yang berbicara sehari-hari dalam 6 bahasa yang tersedia.
Jadi pada intinya, Lexian dapat
dijadikan sebagai teman ngobrol dalam menghadapi masalah, sekaligus untuk
menyimpan kenangan-kenangan yang ingin disimpan dalam bentuk teks.
Sejauh ini, Lexian sudah dipakai
oleh 6 juta lebih orang yang tersebar di seluruh dunia. Aku sebagai pembuat
tunggal Lexian sangat bangga akan hal ini. Mungkin kedepannya aku akan bekerja
sama dengan para pembuat aplikasi revolusioner lain untuk menghasilkan
aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan pada zaman teknologi ini.
Oke, Devon udah selesai telpon.
Kebiasaan kita tiap malem itu cerita-cerita. About everything. Jadi sampek sini aja hari ini. AKU BAHAGIA
BANGET. Besok kita bakal jalan-jalan lagi, berhubung tugas kita di NY udah
selesai. Jadi santai huahahah. CIAO!
https://deals-techdirt.com



